HERI JAMBRI: KAMI JAMIN AKAN MENGURUS BAPAK IBU SEMUA,TERIMAKASIH SUDAH DAMAI DALAM AKSI INI

wartasintang.com: “Kami jamin DPRD akan tetap mengurus bapak-bapak akan memperhatikan hal ini. Terima kasih kita melakukan aksi ini dengan damai tidak anarkis tidak ribut,” ujar Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Heri Jambri, Rabu (20/07/2022) usai menemui para pedagang kaki lima (PKL) yang beraudiensi di Gedung DPRD Sintang beberapa waktu lalu.

Heri menyampaikan apresiasi kepada pada PKL yang tergabung dalam Aliansi PKL Bersatu Kopel Alun-Alun. Politisi Partai Hanura itu juga mengungkapkan sejumlah langkah yang akan dilakukan oleh DPRD berkaitan dengan hal ini.

“Kami di DPRD berterima kasih kunjungan bapak –ibu sekalian ini. Dalam waktu yang tidak terlalu lama kami akan mengundang pemerintah semua instansi yang terkait untuk mendengarkan apa tujuan mereka untuk pemindahan ini. Kita yakin bahwa pemerintah tidak mungkin menyakiti rakyatnya saya yakin itu! Hanya memang kita perlu komunikasi yang sama, satu pemahaman yang sama terkait dengan hal ini. Karena pemerintah akan bertanggung jawab atas nasib rakyatnya dalam hal ini bapak-bapak terkait dengan dampak relokasi yang terjadi mengenai penurunan kesejahteraan,” ujar Heri.

Pada kesempatan ini Heri menekankan bahwa DPRD perlu mendengarkan aspirasi dari segenap pihak yang terkait secara seksama agar dapat mencari jalan tengah yang saling menguntungkan.

“Tentu ini kami harus mendengarkan dulu dari pemerintah daerah terkait dengan proses relokasi bapak-bapak ke terminal Pasaraya. Karena memang lokasi tersebut juga kita punya investasi besar di sana berupa gedung itu kan kosong. Untuk membangun itu kan kita habis banyak. Saat ini kita melihat bahwa pemerintah itu peduli dengan bapak-bapak hanya kurang tepat sasarannya,” lanjut Heri. “Terkait dengan PKL dulu pernah juga datang ke DPRD tentang masalah covid ya. Waktu itu pembatasan jam berjualan juga himbauan untuk tidak berjualan ya. Sepertinya seiring waktu barang itu tidak lagi jadi masalah,” pungkasnya.

Subhan, salah satu PKL yang hadir saat audiensi menyampaikan bahwa dirinya dan rekan-rekannya sudah lebih dari 5 tahun berjualan dan sangat terbantu ekonomi karna usaha tersebut.

“Kami rata-rata sudah 5 tahun berjualan di situ. Dulu waktu pak Bupati masih sehat selalu berkunjung, memberi kami support. Beliau memberi amanat bahwa tidak apa-apa untuk mencari rezeki cuman kami harus menjaga kebersihan ketertiban dan keamanan. Saya menyayangkan sekali kenapa sekarang ini tiba-tiba kita ditutup begitu saja karena yang berkunjung ke situ bukan hanya dari Sintang bahkan dari luar kota juga lumayan banyak,” ujar Subhan.

Menurut Subhan, daya serap lapangan kerja melalui berjualan di seputaran area kopel cukup besar. dirinya berharap bisa berjualan lagi di tempat yang lama.

“Kami pedagang kaki lima ini juga mungkin membantu Sintang dengan menyediakan lapangan kerja dan juga kita itu bukan cari kekayaan kita hanya untuk bertahan hidup Pak. Kami berterima kasih kepada DPRD yang mau membantu untuk masyarakat kecil seperti kami. Menginginkan secepat mungkin untuk bisa kembali ke couple lagi,” harap Subhan. (*)