ZULHERMAN: BERHARAP DANA CSR DIKUCURKAN UNTUK BEASISWA

wartasintang.com: “Di Dapil (Daerah Pemilihan) 2 ini kan banyak perkebunan sawit, kita harapkanlah kontribusi mereka dalam mengurus pembangunan yang ada. Selain kita himbau untuk mereka mempekerjakan tenaga kerja lokal, kita juga harapkan mereka menyalurkan dana CSR (Tanggung jawab sosial perusahaan) mereka ke masyarakat. Daripada itu, dana sosial yang disumbangkan ke desa bisa dipergunakan khususnya untuk pengadaan beasiswa bagi anak-anak yang putus sekolah, mau melanjutkan ke SMA atau putuh kuliah,” ungkap anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Zulherman. Sabtu (11/6/2022).

“Hanya saja saya ingatkan dalam proses seleksi diupayakan betul-betul tidak mampu melanjutkan sekolah dan cukup berprestasilah,” tambahnya.

Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) ini juga menyampaikan bahwa dalam 2 tahun terakhir memang masih ada beberapa desa di daerah pemilihannya yang belum mendapat program pembangunan. Zulherman mengatakan thaun-tahun mendatang selaku anggota DPRD, dirinya dan anggota yang lain akan mengupayakan minimal 1 desa mendapatkan 1 program pembangunan.

“Nanti harus kita kawal bagus-bagus supaya pembangunan itu setiap desa khususnya di empat kecamatan di dapil  dua itu harus ada pemerataan ya, minimal setiap desa itu satu-satu-satu lah,” ujar Zulherman.

Tokoh masyarakat Ketungu Hulu, Jamhur menyampaikan bahwa permasalahan yang dihadapi pada pembangunan di tahun 2022 masih seputar pembangunan dan pelayanan dasar kepada masyarakat. Setidaknya ada lima isu yang perlu diperhatikan dalam proses rencana pembanguan Sintang yaitu infrastruktur dasar, tata kelola pemerintahan desa, keterbatasan akses dan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan, pelestarian lingkungan dan minimnya pembiayaan pembangunan.

“Kita disini sekarang ini masih susah jalan dan sinyal, lebih lagi sudah 2 tahun ini kita nyaris sulit melakukan kegiatan pembangunan infrastruktur akibat pandemi, ditambah lagi 2 tahun ini kita sering mengalami bencana alam,” kata Jamhur. (*)