CU.BIMA Siap Melakukan Digitalisasi Menuju Era Baru Koperasi



wartasintang.com, SINTANG : Indonesia akan menerapkan konsep revolusi industri 4.0 besar-besaran tahun 2030, melalui program ‘Making Indonesia 4.0’, karena itu Koperasi harus mampu beradaptasi dan bertransformasi secara dinamis.

Demikian dikatakan Ketua Pengurus CU.BIMA, Pujiono di Pembukaan rapat anggota tahunan Koperasi Kredit Bina Masyarakat (Kopdit Bima) tahun buku 2020 di Balai Kenyalang pada Sabtu, (20/2/2021) yang mengusung tema "Kopdit BIMA Optimis Menghadapi Era Baru Koperasi".

"Tentu koperasi juga akan terdampak.Perubahan ini menjadi tantangan untuk koperasi bukan hanya sekedar berbisnis di era digital, tapi juga mengubah mindset dalam tata kelola secara menyeluruh visi bisnis," ujar Pujiono.

Sebelumnya, katanya seluruh kegiatan dapat dilakukan dengan tatap muka, sekarang mengharuskan kita untuk  menggunakan teknologi atau digitalisasi.

"CU BIMA dalam menghadapi era baru koperasi diantaranya akan fokus pada pengembangan bisnis yang mengarah kepada kebutuhan anggota, dan menjadikan anggota sebagai prioritas layanan," jelasnya.

Menurutnya, pandemi covid-19 telah mengubah pola hidup masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan. Pada akhirnya pandemi ini telah mengedukasi masyarakat untuk lebih dini beradaptasi, dalam perkembangan teknologi, khususnya era baru koperasi.

Hadir dalam Rapat Anggota Tahunan Koerasi Kredit Bina Masyarakat (Kopdit Bima) tahun buku 2020 tersebut Pengurus, Pengawas dan Manajemen serta seluruh anggota Koperasi Kredit Bina Masyarakat. (*)