Ucapkan Selamat Paskah 2020, Ini Harapan Jeffray Edward


WARTASINTANG.COM - Pandemi Covid-19 di Indonesia membuat pemerintah terus mengampanyekan untuk melakukan berbagai macam aktivitas di rumah saja baik itu bekerja, belajar, bahkan beribadah.

Hal ini tentunya akan membuat Paskah 2020 terasa berbeda dengan momen Paskah tahun-tahun sebelumnya. Namun ini tentunya tidak akan mengurangi esensi dari Paskah itu sendiri. 

Hal inilah yang disampaikan Wakil Ketua DPRD Sintang, Jeffray Edward ketika memberikan ucapan selamat Paskah kepada seluruh masyarakat Sintang.   

“Kepada seluruh jemaat Kristiani di Sintang dan sekitarnya, saya secara pribadi dan selaku Wakil Ketua DPRD Sintang mengucapkan Selamat Paskah kepada semua warga masyarakat yang merayakannya,” kata Jeffray, Kamis (9/4/2020). 

“Tahun ini, dalam situasi waspada COVID-19 ini, perayaan Paskah bagi sebagian jemaat harus dilangsungkan secara pribadi di rumah masing-masing. Dalam keprihatinan ini, hendaknya kita tetap bertekun dalam doa dan harapan kita, kita saling mendoakan agara terhindar dari bahaya COVID-19 ini,” lanjutnya. 

Politisi PDI Perjuangan ini juga mengingatkan agar masyarakat yang berencana akan berkumpul merayakan Paskah, baik bersama keluarga maupun kelompok komunitas agar tetap memperhatikan anjuran pemerintah tentang menjaga pola hidup sehat dan bersih. 

“Kepada masyarakat yang mungkin akan mengadakan kebaktian atau acara syukur bersama keluarga besar atau komunitas, saya himbau untuk dapat tetap memperhatikan dan mematuhi anjuran pemerintah, serign-sering mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak satu sama lain saat berkumpul bersama,” ujar Jeffray. 

“Seperti Tema Paskah tahun ini, ‘Kebangkitan Kristus Membawa Harapan Baru’ tentunya momen Paskah ini kita berharap agar wabah COVID-19 ini pun akan segera berlalu dan kita akan bisa beraktivitas, berkumpul bersama seperti sediakala,” pungkasnya. 

Doa dan harapan Wakil Ketua DPRD Sintang tentu juga harapan kita semua, semoga wabah ini segera berlalu dan kita tentunya harus selalu percaya bahwa 'badai pasti berlalu.' (*)